Oke judulnya terinspirasi dari tagline RRI,”Sekali di udara tetap di udara.” Alah-alah. Jadi ceritanya begini, beberapa hari lalu, saya coba untuk ‘mengunci’ blog saya. Alasannya…saya butuh mengalihkan pikiran saya. Tak hanya blog tapi juga Facebook. Tapi setelah dipikir-pikir, kayanya aksi ini bukan saya banget ya. Saya kan orangnya ekspresif dan sangat terbuka. Blog adalah salah […]
Continue ReadingCategory: Uncategorized
Ketetapan Hati
Buku The Alchemist sebenarnya bukan hanya bicara mengenai legenda pribadi. Karena kalau direnungin dalam-dalam, buku Paolo Coelho juga bercerita tentang ketetapan hati. Seberapa sering sih kita mengambil keputusan dari proses panjang perbincangan dengan hati, diri kita sendiri. Jarang mungkin, sampai benar-benar keputusannya merupakan bagian dari proses hidup yang penting. Padahal saat kita menyertakan yang namanya […]
Continue Reading3 Kata Pembebas Kekhawatiran
Saya hanya ingin bilang,“Thanks God. Kesabaran itu memang selalu indah.” Ini ekspresi atas terucapnya 3 Kata luar biasa.Rasanya senang sekali.Ayo kita berjuang menghadapi semua ‘kabut’ di depan mata.
Continue ReadingSaya Terluka
Saya terluka. Saya terkapar.Meringankan tubuh tanpa mengerti harus ke mana.Memutar semua kepingan yang begitu indah terbentuk. Saya melemah.Meneteskan air mata.Melontarkan beribu pertanyaan dan berpikir kemana perginya mimpi indah. Saya terpuruk.Tidak pernah sedalam ini, seingat saya.Saya kecewa.Tidak pernah seterluka ini, seingat saya. Ingin rasanya mengapungkan diri di atas dinginnya air laut.Mengalir dan membuang segala ketakutan yang […]
Continue ReadingMerelakan Kata,Menyimpan Memori
Dalam dunia psikologi,karakter manusia,konon katanya dibagi menjadi sanguinis, platonis, melankolis, dan apa ya, saya lupa satu lagi.Entah masuk kategori yang mana, tapi saya adalah orang yang suka bermain dengan kata-kata. Buat saya, kata-kata adalah sandi dari realitas. Itu kenapa dari saya SD, selalu punya diari. Untuk menyandikan realitas yang saya lalui. Berharap ketika satu hari […]
Continue ReadingMerasa Asing
Setiap orang berubah, saya percaya itu. Bahkan dulu, ayah saya sering sekali mengucapkan dan menuliskannya di secarik kertas. Semua hal berubah, kecuali hukum perubahan. Sewaktu SMP, kata-kata itu saya anggap sebagai kata-kata pengulangan yang menarik untuk diucapkan. Saya belum berpikir filosofis, tapi saya sudah mulai percaya bahwa kata-kata itu mengajarkan saya akan tak ada yang […]
Continue ReadingMengapa Kami Memilih Untuk Percaya
Kita pasti sering mendapat nasehat,”Hati-hati dengan ucapanmu!” atau “Ucapan itu adalah doa, jadi berpikirlah sebelum mengatakan sesuatu.” Dulu sewaktu saya masih kuliah dan memutuskan keluar dari kepompong, saya tiba-tiba jatuh cinta dengan pluralisme dan inklusifitas. Garis saya tak sejajar dengan pikiran orang yang mengatakan keberagaman hanya bisa dimaknai masuk akal ketika levelnya hanya sebagai warna […]
Continue Reading