Mendekati akhir tahun, biasanya kita bakal sibuk nyari-nyari resolusi tahun baru. Saya sih sebenarnya termasuk orang yang nge-fans dengan resolusi tahun baru karena saya lebih suka membiarkan semuanya terjadi. Tugas saya hanya satu, menikmati semua prosesnya sampai ke sumsum tulang belakang. Meski bukan orang yang meminta diri untuk mengumpulkan resolusi dalam poin-poin eksak, saya lebih […]
Continue ReadingCategory: Esai
Teori Darwin Dalam Kapitalisme Waktu
Pernah membayangkan kalau waktu lebih berharga dari napas? Atau membayangkan waktu sebagai tolak ukur kesempurnaan hidup manusia? Saya tidak pernah dan film In Time membawa saya pada imajinasi dimana menjadikan waktu sebagai mata uang bukanlah sistem yang menyenangkan banyak orang. Film yang naskahnya ditulis serta disutradarai Andrew Niccol ini sangat berhasil membuat saya terkagum-kagum karena ide ceritanya […]
Continue ReadingMenangkap Cinta dalam Frame
Di Jumat (18/3) kemarin saya diberi link film pendek independen dari dua teman saya di kantor. Dua film dari dua teman dengan tema dua sisi cinta. Kenapa ini intro-nya jadi kaya tagline, dua anak saja cukup ya 😀 Oke cukup dengan serba duanya. Sebelum banyak ngoceh soal cinta, saya ajak kalian semua untuk menonton film-filmnya. […]
Continue ReadingMencari Isteri Lot
Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. Kejadian 19:26 Beberapa waktu lalu, saya tergoda untuk membeli Majalah Tempo yang membahas mengenai Ahmadiyah. Dan Majalah Tempo, tak akan menjadi Majalah Tempo, jika tanpa Catatan Pinggir, Goenawan Mohamad (GM). Di edisi itu, GM menulis tentang Tuhan dan kekerasan dengan menyelipkan sedikit […]
Continue ReadingMatinya (Kesadaran) Kerukunan Umat Beragama
“Jika manusia tidak dapat belajar saling memahami dan saling setia lintas batas religi, jika kita tidak mampu membangun suatu dunia tempat orang yang sangat berbeda kenyakinannya dapat hidup bersama dan bekerja sama, prospek bagi masa depan bumi kita ini tidaklah cerah.” Wildfred C.Smith, Memburu Makna Agama. Dulu sewaktu darah saya masih mudah mendidih, saya pernah […]
Continue ReadingBurqa, Buku, dan Laki-Laki
Pada salah satu halaman yang ditulis oleh Asne Seierstad, ada satu kutipan Jalaluddin Rumi yang menarik, “Ego adalah cadar manusia dengan Allah.” Asne adalah wartawati asal Norwegia yang pergi ke Afghanistan untuk meliput. Dan pada satu hari, dia bertemu saudagar buku di Kabul. Nama saudagar buku itu Sultan Khan. Jadi si Seierstad tinggal selama 4 […]
Continue ReadingCukup 3 Suku Kata, BE-RA-HI!
Foto dari sini Belakangan otak saya tak mau berhenti merangkai kata-kata. Semua yang terjadi ingin dideskripsikan dengan analisa dan esai panjang. Dan kali ini, saya mau menyusup masuk ke dalam yang namanya berahi. Kenapa berahi, karena beberapa waktu lalu saya mendiskusikan ini pada seorang sahabat. “Kenapa sih kita punya berahi?” Pertanyaan standar memang, […]
Continue Reading