Bertutur Positif Demi Anak Berkarakter Positif

Apa tanda acara diskusi yang kita datangin itu menarik? Kalau saya, isi kepalanya meletup-letup dan kaga bakal berenti kalau belum ditulis di blog. Persis seperti sekarang, bawaannya pengen ketak-ketik buat nulis hasil diskusi santai yang kemarin saya datangin. Jadi saya diundang sama ForumNgobras. Ini adalah forum yang dibentuk oleh beberapa jurnalis kesehatan super wahid di…

Bilakah Gereja Merestui Perceraian

Menurut Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kehidupan Keagamaan Kementerian Agama, Kasus perceraian di Indonesia selama 2010-2014 meningkat 52 persen! Ini saya kutip dari Kompas. Jangan langsung mikir saya mau cerai, amit…amit..amit…Saya dan Daniel percaya akan berusaha sekuat tenaga dan sepenuh cinta untuk tidak sampai pada area itu. Tapi kali ini postingan saya memang tentang perceraian…

Jadilah Turis Yang Bukan Polisi Moral

Sebagai orang yang hidup diperantauan, rasanya senang banget ketika mendengar ada orang lain yang berbicara dengan bahasa yang sama dengan kita. Mau di pasar, di kendaran umum atau mall, bawaannya pengen negor aja pas dengar ada orang ngomong bahasa Indonesia. Atau minimal senyum lah. Dan ini kejadian minggu lalu. Di dalam kereta, bergelantungan sambil membaca…

Doa Untuk Bapak

Doa Untuk Bapak Bapak Meski dulu sekali kita begitu sering berselisih paham, tapi cinta menyelaraskan kita. Bapak, Meski dulu keras kepala kita selalu membenturkan emosi, tapi kedewasaan kita berhasil melebur ego menjadi kepedulian. Bapak, Saat engkau memelukku sambil menangis dan meminta maaf di hari pernikahanku, aku tertunduk malu. Kau begitu mencintaiku hingga selalu merasa tidak…

Seni Merangkai Keindahan Dari Ketidaksempurnaan

Sahabat kesayangan saya, Nida cerita kalau dia sedang ikut workshop Ikebana. “Apan tuh?” tanya saya penasaran. “Ikebana itu seni merangkai bunga dari Jepang. Aku ngga mau ngelewatin kelasnya sekali pun juga, karena workshopnya cuman setahun sekali dan aku udah dari lama mau ikut ini. ” Nida ini orangnya super kreatif jadi saya ngga kaget mendengar…

Apa Kabarmu Karov….

Salah seorang teman tiba-tiba me-whatsapp saya. Dengan gegap gempita dia menulis begini, “Pris, novel lo serem amat sih. Gua baca beberapa halaman depan aja udah merinding.” Sebenarnya komentar seperti ini bukan kali pertama saya dapat, ada beberapa orang yang bereaksi sejenis itu. Mendengar komen itu ada perasaan senang. Senang karena rasa takut, deg-degan, dan depresi…