Malam Romantis Sang Bulan Sabit

Malam ini, bulan sabit tanpa bintang apapun di sekitarnya. Kami memutar roda supra fit menuju daerah Cikini. Makan di restoran mahal yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia, pabrik keju. Memilih duduk di luar, memandangi kincir angin buatan yang menjadi simbol Holand Bakery. Dengan kursi dan meja kayu, kami hanya diterangi lilin kecil yang mengapung di…

Merasa Asing

Setiap orang berubah, saya percaya itu. Bahkan dulu, ayah saya sering sekali mengucapkan dan menuliskannya di secarik kertas. Semua hal berubah, kecuali hukum perubahan. Sewaktu SMP, kata-kata itu saya anggap sebagai kata-kata pengulangan yang menarik untuk diucapkan. Saya belum berpikir filosofis, tapi saya sudah mulai percaya bahwa kata-kata itu mengajarkan saya akan tak ada yang…

Mengapa Kami Memilih Untuk Percaya

Kita pasti sering mendapat nasehat,”Hati-hati dengan ucapanmu!” atau “Ucapan itu adalah doa, jadi berpikirlah sebelum mengatakan sesuatu.” Dulu sewaktu saya masih kuliah dan memutuskan keluar dari kepompong, saya tiba-tiba jatuh cinta dengan pluralisme dan inklusifitas. Garis saya tak sejajar dengan pikiran orang yang mengatakan keberagaman hanya bisa dimaknai masuk akal ketika levelnya hanya sebagai warna…

Jika Saya Bukanlah Saya!

Entah bagaimana ceritanya, saat lagi menikmati Burger King bersama pacar saya, terlontar pertanyaan dari dia mengapa saya mau menjadi jurnalis. Tapi bukannya menjawab pertanyaan, saya malah bertanya, kira-kira hidup akan seperti apa jika kita tak memilih jalan hidup yang sekarang? Yang terbayang, saya akan jadi perawat karena ibu saya ingin sekali jadi perawat. Sewaktu SMP,…

Belum Sekarang, Tapi Segera!

Selasa (31/3) kemarin, saya dapat pesan yang mengejutkan pada account Facebook saya. Seorang teman yang tidak sengaja membaca blog ini mengirimkan berita menggembirakan. Sebagai awalan, saya akan menceritakan sedikit mengenai pemberi berita. Namanya Nung Nurchasanah, kalau tidak salah 1,5 tahun lalu, dia meninggalkan comment di Sindrom Ovarium Polikistik. Karena ternyata kami sama-sama mengalami gangguan ini….

Komunikasi Itu Sulit

Malam ini saya menyadari bahwa setiap kata-kata sulit untuk dihapus. Irreversible, istilah ilmu komunikasinya. Padahal tadi pagi saya tulis terminologi itu dalam salah satu artikel saya yang membahas mengenai bagaimana membuat anak-anak mendengarkan orangtuanya. Yaitu, ketika marah, jangan pernah bilang “Dasar anak bandel”. Sebab selain anak-anak lebih cepat merekam kata-kata negatif, kata-kata juga sulit dihapus….

Esensi Berpasangan

Tiba-tiba berpikir kenapa agama sering kali mendengungkan betapa pentingnya berpasang-pasangan. Mungkin karena saya kangen berat dengan pacar saya hihihihih…oke it’s starting out of the context. Saya sih merasa butuh berpasangan, karena saya senang merasakan jatuh cinta. Senang berbagi kecupan dan pelukan dengan pasangan saya. Walaupun memang dua kepala berisi 2 hal yang berbeda, kisah cinta…