(Masih) Tentang Frau

Ah entahlah saya benar-benar lagi dibuai habis-habisan oleh Frau. Tidak hanya karena dia punya bakat yang luar biasa gila tapi juga karena dia berhasil membuat saya bernyanyi di depan umum. Frau adalah momentum kenekatan saya untuk menikmati spontanitas. Adrenalin yang mengalir keras membuat saya punya pengalaman baru bernyanyi dengan diiringi blackberry. Setelah menjadi nekat, musik…

Duduklah Bersamaku Tuhan

Desain by : Pablo ReinosoPic : www.baekdal.com Sini…Iya Kamu, ke sinilah.Bangku taman ini ku sediakan untukMu. Mengapa…mengapa malu…Ayo jangan tundukkan wajahMu,Aku sudah menungguMu, sejam lalu. Iya, sejam lalu.Usai Kau katakan, tunggu Aku di taman itu, satu jam dari sekarang. Lalu sekarang Kau hanya tertunduk malu.Ayo duduk di sampingku dan tautkan jemariMu pada jemariku. Apa, tanganMu…

Hidup adalah PERAYAAN!

Foto by Darisman Ingin tahu, tahun ini saya melakukan kegilaan apa untuk merayakan ulang tahun? Saya catwalk di atas meja dan nyanyi di depan teman-teman untuk pertama kalinya. EXTRAORDINARY, itu yang saya rasakan. Awalnya, saya tidak terpikirkan untuk merayakan ulang tahun. Terakhir kali saya merayakan ulang tahun kalau tidak salah pas SD, kelas 5. Tapi…

Esai Cinta dalam Kesetiaan dan Perselingkuhan

Ini dia si Pygmalion Tidak ada yang kebetulan dan pertanda. Boleh jadi ini adalah kedua hal yang saya percaya.  Jadi beberapa hari belakangan ini, saya menangkap cerita dan pertanda yang temanya sama, yaitu kesetiaan, cinta, dan perselingkuhan. Oke tulisan ini bukan untuk membangkitkan macan tidur (baca: rasa sakit hati) yang berhasil saya tidurkan dengan obat…

Les Voila!!

Seingat saya, di blog ini belum pernah ada tulisan yang membahas mengenai sepatu. Iya sepatu!! Sebenarnya saya bukanlah penggila sepatu, apalagi high heels shoes. Soalnya dulu saya tomboy jadi tidak pernah akrab dengan sepatu ber-heels. Kalau pun punya, paling tinggi 5 cm dan buat saya itu sudah cukup memuaskan langkah kaki saya. Tapi entah kenapa,…

Menghargai Diri

Senin (1/11) kemarin, saya dan Nida AKHIRNYA menonton Eat, Pray, Love. Penekanan pada kata,AKHIRNYA, karena sudah beberapa kali batal. Sebenarnya ada satu kali, kita bisa saja menonton film itu, tapi yang terjadi malah duduk di depan pintu theather-nya sambil makan semangkuk besar popcorn rasa manis dan asin. Hahahahaha itu pengalaman pertama, tapi sangat menyenangkan. Diliatin…

Matahari untuk Si Pecandu Pagi

Tulisan ini dibuat untuk seorang teman yang baru saja saya kenal, bahkan saya baru bertemunya sekali. Mmm…saya menulis ini untuk menyemangati Norvan Hardian a.k.a Si Pecandu Pagi karena saya tak punya amunisi lain selain tulisan. Btw nickname yang bagus. Dari awal Hanida Syafriani cerita tentang Pecandu Pagi, saya langsung tertarik dengan nama aliasnya. Sampai pada…