Tentang Ke(bencian) Tuhanan

Malam kemarin bersama Nida dan Daniel sambil mengunyah ramen yang gurih, kita membahas tentang betapa Tuhan itu hebat banget. Awalnya saya bercerita ke sahabat dan suami saya itu tentang Cendrawasih dan Papua. Saya baru saja membaca buku tentang Cendrawasih yang disebut sebagai burung surga itu. “Ternyata Cendrawasih itu cuman bisa berkembang biak di Papua. Peneliti…

Catatan Hati Pejuang Kanker

Belakangan saya merasa kanker semakin mendekati lingkaran keluarga dan pertemanan. Kalau dulu cerita kanker yang saya terima biasanya diawali dengan, “Temannya teman saya” atau “Saudara jauhnya si mama.” Tapi sekarang cerita saya adalah “Dua sahabat dan bapak saya terkena kanker.” Bukan hanya lingkaran sumber cerita yang semakin memendek, usia yang terkena kanker juga semakin muda….

Jam Bundar Untuk Ibu

                    “Buatkan aku jam yang angkanya hanya sampai enam.” pinta Sri ke Anwar, si pembuat jam. Pembuat jam yang baru dikenalnya itu pun mengerutkan dahi.           Sri mempertegas maksudnya. “Angka jamnya hanya satu sampai enam, angka lainnya simpan saja.”      …

Jodoh

“Kenapa ya Tuhan menjodohkan dan menikahkan kita?” Begitu saya bertanya ke Daniel pada salah satu momen pillow talk kita sebelum tidur. Dan beginilah Daniel menjawab, “Ngga tahu aku.” Teman tidur saya itu memang bukan tipe laki-laki yang menjawab dengan berbunga-bunga. Tipe programmer yang menyelesaikan masalah sesuai kebutuhan. Dan karena kebutuhannya saat itu adalah tidur jadi…

Anak Dalam Doa

        “Maaf Ibu, sepertinya Ibu keguguran.” Meski itu kelima kalinya aku mendengar dokter mengurai penyebab darah segar yang mengalir dari selangkangan itu sebagai keguguran, tapi air mataku selalu tak kuasa menjadi tegar. Dan ia lebih suka bergelimpangan di depan dokter dan suamiku. Lalu yang tersisa kemudian hanyalah suasana yang jadi begitu hening….

Dua Jari Perusak Cita-Cita

           Esthi Bhakti Warapsari sudah sedari kecil ingin jadi polwan. Cita-cita yang muncul karena ketidaksengajaan sebenarnya. Ia jatuh cinta dengan seragam polwan ketika ibunya tak berhasil menemukan kebaya pada hari Kartini.            Entah apa kaitannya, tapi seluruh sekolah, khususnya sekolah taman kanak-kanak merayakan Kartini dengan menyuruh anak…

Senja Si Phallus Kecil

Cerpen ini untuk orang dewasa jadi yang baca harus yang sudah dewasa secara umur dan pikiran. “Pada suatu malam, aku berharap Matahari tidak pernah bangun dan membiarkan Langit jadi hitam pekat.”          “Kau gila! Matahari dan Langit itu sejoli abadi. Tak ada yang bisa memisahkan mereka,” ucap Angin padaku.      …