(Tolong) Jangan Taruh Otak di Selangkangan

Iya saya (harus) marah karena saya termasuk yang bayar pajak dengan setia. Iya ini berkaitan dengan anggota dewan terhormat yang menonton video porno pada layar tabletnya saat sedang sidang di gedung terhormat berlabel Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dan mereka dibayar dari pajak-pajak yang dipotong atas jam kerja panjang dengan perlindungan ketenagakerjaan yang minim. Jadi, saya…

Makam, Dupa, dan Raja

Entah kenapa saya tidak pernah suka berbicara mengenai kematian. Ya, saya sering juga bilang karena saya terlalu mencintai hidup. Jadi kematian sepertinya tidak menarik. Maka ketika saya dan Nida merencanakan tempat-tempat yang akan dikunjungi saat liburan di Jogjakarta, Nida menyebut satu daerah. “Kita ke Imogiri Pris.” “Ada apa di sana?” tanya saya penasaran. “Ada makam…

7 Km Menuju Malioboro

Jalan kaki sama pedestrian seperti Nida memang menyenangkan. Ini saya alami sendiri. Karena terlalu sore mengunjungi museum Ullen Sentalu yang ada di Kaliurang, saya dan Nida terpaksa pulang dengan berjalan kaki. Jadi petugas museum memberi tahu kalau angkutan umum yang berupa mobil colt super tua, hanya beroperasi sampai jam 4 sore. Dan kita, baru keluar…

Perayaan Perempuan dalam Monarki

Tahu apa yang menarik dari sebuah kerajaan? Buat saya, cerita tentang perempuan yang mengelilingi kehidupan kerajaan, bisa mengundang beragam reaksi dan emosi. Dan ini akan sangat terasa kalau kita berkunjung ke museum Ullen Sentalu, Kaliurang Yogyakarta. Museum murah dengan pelayanan profesional ini akan bercerita banyak tentang perempuan-perempuan di kerajaan. Sebenarnya ini kunjungan saya yang kedua….

Di Balik Tembok Taman Sari

Sabtu, 26 Maret 2011, saya dan Nida akhirnya sampai di Jogjakarta. Setelah berhasil menemukan penginapan murah, kami pun memilih tempat eksplorasi pertama, tempat permandian Taman Sari. Karena gerbang resminya sudah tutup, akhirnya kami masuk dari jalur samping dengan guide yang adalah penduduk setempat. Bapa guidenya telah melengkapi diri dengan pemilihan spot untuk foto. “Foto sini…

Menikmati Kesederhanaan Jogja

Terhitung dari 25 sampai 30 Maret nanti, saya sedang berada di Jogjakarta. Ini adalah salah satu penggenapan saya beberapa waktu lalu, untuk kembali menikmati kesederhanaan Jogjakarta. Saya pun mengajak salah satu sahabat saya, perempuan yang selalu menyenangkan untuk diajak jalan ke mana saja. Hanida Syafriani. Dan di sinilah saya serta Nida sekarang. Seperti yang pernah…

Kontemplasi Kereta

Dalam kereta bisnis yang rasa ekonomi Senja Utama Solo, saya menerima surat cinta. Dua sekaligus! Kata-katanya sederhana. Lebih sederhana dari puisi atau lagu cinta mana pun 😀 Karena yang menulis surat adalah 2 anak perempuan lucu bernama Yasha dan Chira. Keduanya adalah keponakan sahabat saya, Nida, yang saat ini lagi tertidur lelap dengan iringan suara…