7 Km Menuju Malioboro

Jalan kaki sama pedestrian seperti Nida memang menyenangkan. Ini saya alami sendiri. Karena terlalu sore mengunjungi museum Ullen Sentalu yang ada di Kaliurang, saya dan Nida terpaksa pulang dengan berjalan kaki. Jadi petugas museum memberi tahu kalau angkutan umum yang berupa mobil colt super tua, hanya beroperasi sampai jam 4 sore. Dan kita, baru keluar…

Perayaan Perempuan dalam Monarki

Tahu apa yang menarik dari sebuah kerajaan? Buat saya, cerita tentang perempuan yang mengelilingi kehidupan kerajaan, bisa mengundang beragam reaksi dan emosi. Dan ini akan sangat terasa kalau kita berkunjung ke museum Ullen Sentalu, Kaliurang Yogyakarta. Museum murah dengan pelayanan profesional ini akan bercerita banyak tentang perempuan-perempuan di kerajaan. Sebenarnya ini kunjungan saya yang kedua….

Di Balik Tembok Taman Sari

Sabtu, 26 Maret 2011, saya dan Nida akhirnya sampai di Jogjakarta. Setelah berhasil menemukan penginapan murah, kami pun memilih tempat eksplorasi pertama, tempat permandian Taman Sari. Karena gerbang resminya sudah tutup, akhirnya kami masuk dari jalur samping dengan guide yang adalah penduduk setempat. Bapa guidenya telah melengkapi diri dengan pemilihan spot untuk foto. “Foto sini…

Menikmati Kesederhanaan Jogja

Terhitung dari 25 sampai 30 Maret nanti, saya sedang berada di Jogjakarta. Ini adalah salah satu penggenapan saya beberapa waktu lalu, untuk kembali menikmati kesederhanaan Jogjakarta. Saya pun mengajak salah satu sahabat saya, perempuan yang selalu menyenangkan untuk diajak jalan ke mana saja. Hanida Syafriani. Dan di sinilah saya serta Nida sekarang. Seperti yang pernah…

Kontemplasi Kereta

Dalam kereta bisnis yang rasa ekonomi Senja Utama Solo, saya menerima surat cinta. Dua sekaligus! Kata-katanya sederhana. Lebih sederhana dari puisi atau lagu cinta mana pun 😀 Karena yang menulis surat adalah 2 anak perempuan lucu bernama Yasha dan Chira. Keduanya adalah keponakan sahabat saya, Nida, yang saat ini lagi tertidur lelap dengan iringan suara…

Menangkap Cinta dalam Frame

Di Jumat (18/3) kemarin saya diberi link film pendek independen dari dua teman saya di kantor. Dua film dari dua teman dengan tema dua sisi cinta. Kenapa ini intro-nya jadi kaya tagline, dua anak saja cukup ya 😀 Oke cukup dengan serba duanya. Sebelum banyak ngoceh soal cinta, saya ajak kalian semua untuk menonton film-filmnya….

Ironi Hidup Hanya Untuk Pencundang

Alkisah pada dunia nyata, hidup seorang pria yang selalu memanfaatkan gangguan psikologisnya sebagai sebuah pemakluman. Sebut saja pria itu bernama, Gemuruh. Pria yang dikenal pintar karena jago berfilsafat dan memainkan berbagai alat musik ini, juga dikenal pemalu dan terlihat alim. Tapi apakah demikian? Ah biar Tuhan yang tahu. Jadi si Gemuruh ini dengan keterbuaiannya pada…