Untuk Bapak Terbaik di Dunia

Halo Pak, Apa kabar di surga? Sudah baca surat yang Priska selipkan di kantong jasmu? Selain Priska, cucumu, Kaka Yeye juga bikin surat. Sederhana tapi sangat penuh makna. Pesannya hanya, “Opung Doli, sehat selalu di surga.” Lalu dia buat gambar Bapak dan Kaka Yeye lagi makan di restoran. Hihihi pintar cucumu, Pak. Kalau suratku, panjang!…

Pergumulan dan Peluang Untuk Dikuatkan

Saat mandok hata di malam tahun baru kemarin, ada refleksi Daniel yang bikin saya terharu. Begini katanya, “Tahun 2017 kemarin adalah tahun yang mengajarkan kita banyak hal. Saat program bayi tabung gagal sampai Priska harus dikuretase, kita benar-benar bergumul. “Bahkan saat mau mulai program lagi, diskusinya juga panjang dan dalam sekali. Sampai akhirnya kita yakin…

Taat dan Percaya

Menuliskan cerita ini bukanlah perkara mudah untuk saya, karena sampai saat ini saya masih mencari cara untuk memberi kekuatan pada diri sendiri. Tapi saya harus menuliskan cerita ini. Menulis adalah salah satu cara saya untuk memulihkan luka, menghapus kesedihan, merangkum kekuatan serta merangkai kembali harapan.  Kemarin, Selasa 28 Februari, tepat ketika hari terakhir di bulan…

Yitno Sugianto, Kalahkan Kanker Dengan Keberanian

Malam itu saya berdiri lama di depan peti. Perasaan saya campur aduk. Baru kali itu saya datang ke rumah duka salah seorang narasumber, orang yang saya wawancara untuk buku kedua saya, Kami Berani Melawan Kanker. Saya datang bersama cici Fanny Surdjono dan dokter Liu Zhengping. Mereka berdua adalah perwakilan FUDA Cancer Hospital yang ada di…

Keeps Learning To Stays Young

Jadi dua hari yang lalu saya baru saja merayakan hidup alias ulang tahun alias tambah tua. Kalau biasanya setiap mau ulang tahun saya punya energi berlebih untuk dibagi, tahun ini saya rasanya sedikit kewalahan untuk mengumpulkan energi. Biasanya kalau saya ulang tahun, postingan blog isinya tentang tema yang saya pilih untuk diaktualisasikan di usia yang…

Doa Untuk Bapak

Doa Untuk Bapak Bapak Meski dulu sekali kita begitu sering berselisih paham, tapi cinta menyelaraskan kita. Bapak, Meski dulu keras kepala kita selalu membenturkan emosi, tapi kedewasaan kita berhasil melebur ego menjadi kepedulian. Bapak, Saat engkau memelukku sambil menangis dan meminta maaf di hari pernikahanku, aku tertunduk malu. Kau begitu mencintaiku hingga selalu merasa tidak…

Menemukan Rasa Kehilangan

Pernahkah kalian merasakan takut kehilangan? Rasanya sedih ya. Bahkan ketika rasa itu datang lebih cepat tanpa tahu akan kehilangan apa, rasanya tetap sedih. Mungkin kalian akan bingung membaca kalimat terakhir. Apa iya kita bisa merasakan sedih meski tidak tahu akan kehilangan apa. Sebegitu melekatkah manusia terhadap rasa memiliki?