Jangan Hakimi Aku dari Penyakitku

Sebenarnya sudah lama saya mau nulis ini. Semenjak Ibu Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih diumumkan mengidap kanker paru-paru. Bagaimana kemudian orang mempolitisir status kesehatannya ketika itu, untuk urusan politik-politikan ini saya ngga mau menjebak dirilah. Tapi saya menjadi mendidih ketika mendengar orang berkomentar, “Lah menteri kesehatan kok bisa kena kanker?” Pengen banget jawab komentar itu…

Math is My Asymptotes*

Salah satu yang saya tidak suka dari proses seleksi, apakah itu seleksi karyawan atau mahasiswa, adalah tes matematika. Meski sudah bertajuk matematika dasar, buat saya matematika tidak menyenangkan. Jadi Minggu (4/12) kemarin saya mengikuti serangkaian tes penerimaan di salah satu kampus super elit di Jakarta. Disebut rangkaian karena terdiri dari tes Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,…

Gen Bapa

Kalau di rumah, kalian dijuluki anak Bapa atau anak Mama? Well kalau saya, lebih sering disebut anak Mama. Karena saya paling sering bercerita apa saja ke mama saya. Bahkan mama punya panggilan khusus buat saya, ade. Alasannya, dia tidak punya adek perempuan, yang ada hanya kakak-kakak perempuan dan adik-adik laki-laki. Dan saya, sebagai anak satu-satunya…

Sad? Maybe You Need to Pray?

Tenang-tenang ngga usah panik baca judul itu, saya ngga sereligius judul itu kok 😀 Jadi begini keadaannya, saya menemukan judul itu saat tengah mencari tulisan tentang kesehatan di www.shine.yahoo.com. Tapi judul aslinya, “Angry? Maybe You Need to Pray.” Saya pun spontan tertawa dan melupakan rasa sedih saya. Sedih? Jadi, sebelum saya menemukan judul artikel itu,…

I Miss You

Rindu sekali menatap matamu yang lembut.Rindu sekali melihat wajahmu yang malu. Apa yang terjadi padamu hari ini?Apakah kegelisahanmu?Apa yang tengah menutupi auramu?Apakah kemuramanmu? Adakah rasa rindu untukku?Adakah terselip senyum untukku?Adakah sentuhan tanganmu untukku? Aku hanya rindu…Rindu kamu sayang…Jika saja hanya 10 menit bisa menghadirkanmuAku akan lakukan apa saja demi 10 menit itu.Sebab katanya, 10 adalah…

Merindukan Pelangi

Belakangan Jakarta lagi dihampiri sinar matahari yang mendelik.Tajam dan menusuk sampai ke sumsum tulang belakang.Sering kali, saya berlari cepat untuk menghindarinya.Atau berjalan santai sambil bergumam dalam hati, “Wahai matahari, kenapa kamu begitu bersemangat hari ini?” Sebenarnya kalau mau ditelisik dari sisi fungsi, sinar matahari yang bersinar cerah itu adalah benar adanya. Karena memang itu lah…

Malam Romantis Sang Bulan Sabit

Malam ini, bulan sabit tanpa bintang apapun di sekitarnya. Kami memutar roda supra fit menuju daerah Cikini. Makan di restoran mahal yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia, pabrik keju. Memilih duduk di luar, memandangi kincir angin buatan yang menjadi simbol Holand Bakery. Dengan kursi dan meja kayu, kami hanya diterangi lilin kecil yang mengapung di…