Sekeping Ingatan Cinta Dari Mama

“Mama, Mentari hamil!” Mama yang tadinya duduk bersandar di sofa dengan mata kosong menerawang, langsung lompat mendengar kabar baik itu. Kedua pupil matanya membesar dan warna merah pecah di kedua tulang pipinya. “Puji Tuhan Mentari, sudah berapa bulan?” tanya Mama sambil mengusap-usap perutku. “Baru dua bulan, Ma,” jawabku terbata-bata karena melihat kedua mata Mama begitu…

#DearMantan Aku Mimpiin Kamu Semalam Dua Kali

Emosi. Pagi buta begini, aku terbangun dalam keadaan E-M-O-S-I! Aku lampiaskan emosiku dengan membangunkan ponsel yang berbaring di sebelah bantal. Telunjuk kananku menekan tombol tipis di pojok atas ponsel. Sekejap layar ponsel menyala dengan garangnya. Andai ponsel ini benda hidup, dia pasti memelototiku sambil berkata, “Sekarang jam 4 subuh ‘njing! Mata masih pada merem, siapa…

Jam Bundar Untuk Ibu

                    “Buatkan aku jam yang angkanya hanya sampai enam.” pinta Sri ke Anwar, si pembuat jam. Pembuat jam yang baru dikenalnya itu pun mengerutkan dahi.           Sri mempertegas maksudnya. “Angka jamnya hanya satu sampai enam, angka lainnya simpan saja.”      …

Anak Dalam Doa

        “Maaf Ibu, sepertinya Ibu keguguran.” Meski itu kelima kalinya aku mendengar dokter mengurai penyebab darah segar yang mengalir dari selangkangan itu sebagai keguguran, tapi air mataku selalu tak kuasa menjadi tegar. Dan ia lebih suka bergelimpangan di depan dokter dan suamiku. Lalu yang tersisa kemudian hanyalah suasana yang jadi begitu hening….

Dua Jari Perusak Cita-Cita

           Esthi Bhakti Warapsari sudah sedari kecil ingin jadi polwan. Cita-cita yang muncul karena ketidaksengajaan sebenarnya. Ia jatuh cinta dengan seragam polwan ketika ibunya tak berhasil menemukan kebaya pada hari Kartini.            Entah apa kaitannya, tapi seluruh sekolah, khususnya sekolah taman kanak-kanak merayakan Kartini dengan menyuruh anak…

Senja Si Phallus Kecil

Cerpen ini untuk orang dewasa jadi yang baca harus yang sudah dewasa secara umur dan pikiran. “Pada suatu malam, aku berharap Matahari tidak pernah bangun dan membiarkan Langit jadi hitam pekat.”          “Kau gila! Matahari dan Langit itu sejoli abadi. Tak ada yang bisa memisahkan mereka,” ucap Angin padaku.      …